[Data sampai dengan 31 Agustus 2014] Bea Masuk Target = Rp 2.796.656.000,- | Realisasi Rp 1.525.250.867,- (Persentase 54,54%) Cukai Target = Rp 505.907.448.000,- | Realisasi Rp 326.093.002.420,- (Persentase 64,46%)

Pencantuman Kode Fasilitas Pada Modul Pemberitahuan Impor Barang (Modul PIB)

Dalam rangka pelaksanaan importasi Barang dan Bahan dengan menggunakan Bea Masuk Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2014, dan untuk penyeragaman serta ketertiban administrasi Pemberitahuan Pabean Impor, disampaikan hal sebagai berikut: Donwload : Pencamtuman Kode More »

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR PER-24/BC/2014

Tanggal : 04 Agustus 2014 Tentang : TATA CARA PEMBERIAN BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN GUNA PEMBUATAN PERALATAN RUMAH SAKIT UNTUK TAHUN ANGGARAN 2014 Download : PER-24/BC/2014 More »

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11/PMK.011/2014

Tanggal : 17 Januari 2014 Tentang : LAMPIRAN BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN UNTUK MEMPRODUKSI BARANG DAN/ATAU JASA GUNA KEPENTINGAN UMUM DAN PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI SEKTOR TERTENTU More »

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11/PMK.011/2014

Tanggal : 17 Januari 2014 Tentang : BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN UNTUK MEMPRODUKSI BARANG DAN/ATAU JASA GUNA KEPENTINGAN UMUM DAN PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI SEKTOR TERTENTU UNTUK More »

PELATIHAN DAN UJICOBA PEMBAYARAN CUKAI DENGAN SISTEM BILLING

Pada tanggal 12 Agustus 2014, bertempat di Ruang Rapat KPPBC Tipe Madya Pabean B Yogyakarta, dilaksanakan kegiatan sosialisasi Pelatihan dan Uji Coba Pembayaran Cukai dengan Sistem Billing. Pada gambar kiri atas, terlebih More »

PEKAN DISIPLIN KPPBC TMP B YOGYAKARTA

Dalam rangka penanaman sekaligus penegakan disiplin khususnya bagi jajaran pegawai pada KPPBC TMP B Yogyakarta, maka unit seksi Kepatuhan Internal telah melaksanakan Pekan Penegakan Disiplin. Pekan Penegakan Disiplin ini dilaksanakan ditandai dengan pembentukan  tim penegak disiplin yang melibatkan unit seksi lainnya disamping unit seksi Kepatuhan Internal itu sendiri.

Penegakan disiplin ini meliputi disiplin dalam pemakaian seragam dinas; disiplin dalam kehadiran jam kerja; serta disiplin dalam sikap dan perilaku. Diharapkan bahwa dengan adanya kegiatan tersebut akan dapat memberikan dampak positif baik bagi kantor dan lingkungan kantor itu sendiri maupun bagi kepribadian pegawai itu sendiri.

Pekan Penegakan Disiplin yang dilaksanakan rutin secara periodik, diharapkan akan dapat menanamkan kesadaran bagi para pegawai akan perlunya berlaku disiplin baik dilingkungan kerjanya, keluarganya maupun lingkungan masyarakat, sehingga nantinya dengan tanpa harus diingatkan atau tanpa harus ditakut-takuti dengan pengenaan sanksi dalam bentuk apapun, para pegawai dapat menyadari tentang perlunya berlaku disiplin.

Berlaku disiplin pada awalnya memang dirasakan berat, namun bagi yang telah terbiasa berlaku disiplin justru akan menjadi semacam kebutuhan bagi dirinya sendiri untuk berlaku disiplin, karena apabila seseorang itu tidak melakukan disiplin, maka dia akan merasa ada hal yang kurang atau paling tidak merasakan ada yang tidak nyaman terhadap dirinya sendiri. Sebagai contoh bila seseorang telah biasa melakukan sholat sesuai waktunya, maka apabila dia tidak melaksanakan sholatnya sesuai waktunya, maka seseorang itu akan merasakan ada sesuatu yang kurang atau ada rasa tidak nyaman pada dirinya. Sebaliknya kalau seseorang telah melaksanakan sesuatu kewajibannya dengan disiplin, maka dia akan merasakan suatu yang nyaman / ada rasa ketenangan dalam dirinya.

Copy of DSC00793

Copy of DSC00801

Keterangan: gambar di atas adalah para petugas provost Penegak Disiplin wanita dan pria pada KPPBC TMP B Yogyakarta yang sedang bertugas. Meskipun mereka tidak berkumis tebal tapi dengan bekal buku/kertas catatan yang siap mencatat nama pegawai yang tidak disiplin, maka mereka cukup disegani oleh para pegawai.

(Seksi PLI Yogyakarta)

Pencantuman Kode Fasilitas Pada Modul Pemberitahuan Impor Barang (Modul PIB)

Dalam rangka pelaksanaan importasi Barang dan Bahan dengan menggunakan Bea Masuk Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2014, dan untuk penyeragaman serta ketertiban administrasi Pemberitahuan Pabean Impor, disampaikan hal sebagai berikut:

Donwload : Pencamtuman Kode Fasilitas Pada Modul Pemberitahuan Impor Barang

PENANDATANGAN NOTA KESEPAKATAN TENTANG PENYAMPAIAN DOKUMEN CUKAI MELALUI SISTEM PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK

Perubahan suatu Sistem pada prinsipnya dimaksudkan untuk lebih mempermudah dan memperlancar dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik, demikian halnya pada Pengembangan Sistem Aplikasi Cukai Sentralisasi (SAC-S) yang sudah mulai diterapkan di beberapa kantor DJBC.

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor: KEP-169/BC/2012 dan  Surat Direktur Cukai Nomor: S-314/BC.4/2014, KPPBC TMP B Yogyakarta pada Senin, 8 September 2014 telah menerapkan secara penuh (mandatory) Penggunaan SAC-S yang ditandai dengan kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan Tentang Penyampaian Dokumen Cukai Melalui Sistem Pertukaran Data Elektronik oleh Kepala KPPBC Yogyakarat Muh. Sutartib serta yang mewakili dari beberapa pengusaha Barang Kena Cukai (BKC) diwilayah pengawasannya, yaitu:

  1. PT. HM Sampoerna TBK, sebagai perusahaan Hasil Tembakau;
  2. PT. Merapi Agung Lestari, sebagai perusahaan Hasil Tembakau;
  3. CV. Daun Jeruk, sebagai perusahaan Hasil Tembakau;
  4. PD. Tarumartani, sebagai perusahaan Hasil Tembakau;
  5. PT. Lintang Kemukus, sebagai perusahaan Hasil Tembakau;
  6. PT. Madubaru, sebagai perusahaan Etil Alkohol.

Ke-enam Perusahaan yang ditunjuk tersebut merupakan perusahaan BCK penyumbang penerimaan cukai terbesar untuk KPPBC TMP B Yogyakarata. Dalam Nota Kesepakatan dimaksud antara lain mengatur tentang penyampaian pemberitahuan BKC yang selesai dibuat      ( CK-4A dan CK-4C) dan Pemberitahuan mutasi BKC (CK-5).

 

Nampak pada gambar kiri atas para peserta penandatanganan MOU foto bersama Kepala KPPBC TMP Yogyakarta, sedangkan gambar kanan atas Kepala Kantor (tengah) beserta Kasi Perbendaharaan M.Supriyanto (kiri) dan Kasi PKC V M.Syaiful (kanan).

Gambar di atas nampak perwakilan perusahaan BKC dan pejabat KPPBC lainnya yang sedang megikuti acara penandatanganan MOU

 

 

 

 

KUNJUNGAN KERJA KHUSUS KOMISI III DPRD PROVINSI SUMATERA SELATAN KE KPPBC TMP B YOGYAKARTA

Pada Rabu, 03 September 2014 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta mendapat Kunjungan Kerja Khusus dari Rombongan Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Kedatangan Rombongan  berjumlah 16 (enambelas orang) DPRD tersebut diketuai oleh H.M. Giri Ramanda N Kiemas dan diterima langsung oleh Kepala KPPBC Yogyakarta, Muh. Sutartib beserta para Kepala Seksi dan Kasubbag Umum serta staf.

Kunjungan Kerja Khusus tersebut adalah dalam rangka Study Komparasi tentang Mekanisme Penetapan dan Pemanfaatan Cukai Rokok. Materi Paparan yang disampaikan antara lain berupa Pengertian tentang cukai, ketentuan-ketentuan, serta mekanisme dan tujuan pengenaan barang kena cukai khusus berupa Hasil Tembakau. Seusai paparan dilanjutkan dengan Tanya jawab, foto bersama serta ramah tamah.

(Seksi PLI KPPBC TMP B Yogyakarta)

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL BEA DAN CUKAI NOMOR PER-24/BC/2014

Tanggal : 04 Agustus 2014
Tentang : TATA CARA PEMBERIAN BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN GUNA PEMBUATAN PERALATAN RUMAH SAKIT UNTUK TAHUN ANGGARAN 2014

Download : PER-24/BC/2014

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11/PMK.011/2014

Tanggal : 17 Januari 2014
Tentang : LAMPIRAN BEA MASUK DITANGGUNG PEMERINTAH ATAS IMPOR BARANG DAN BAHAN UNTUK MEMPRODUKSI BARANG DAN/ATAU JASA GUNA KEPENTINGAN UMUM DAN PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI SEKTOR TERTENTU UNTUK TAHUN ANGGARAN 2014
LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11/PMK.011/2014